Konsep Perancangan

JUSTIFIKASI PEMILIHAN KONSEP

Berdasarkan bagan konsepsi di atas, dapat diketahui proses justifikasi penentuan konsep, keterkaitan dengan konsep makro dan juga konsep perancanagan kawasan mikro. Penentuan konsep mempertimbangkan esensi dari konsep Eco Coastal Tourism melalui proses skoring, analisis potensi dan analisis permasalahan. Pada dasarnya konsep wisata menjadi alternatif dari upaya penyelesaian permasalahan yang ada di kawasan perancangan. Sehingga konsep wisata tersebut mampu mengurangi dan atau menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kawasan perancangan.
Pada prosesnya, analisis permasalahan dilakukan dengan mengkaitkan aspek sustainable yang terjadi dipengaruhi oleh masalah yang ada. Tujuannya untuk dapat diketahui inti masalah terkait masalah sustainable. Berawal dari inti masalah tersebut diintegrasikan dengan potensi yang ada, didapat konsep wisata yang tepat dan kuat dalam menjawab dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada kawasan perancangan.
Dilihat dari analisis masalahnya, didapat tabel seperti berikut ini:

tabel

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa inti masalah terkait isu sustainable adalah sebagai berikut:
1. Diprediksi terjadi ketimpangan sosial.
2. Tingkat ekonomi masyarakat rendah.
3. Degradasi lingkungan.
Ketiga inti masalah tersebut, akan dikurangi atau diselesaikan melalui konsep wisata yang akan diterapkan. Ditinjau dari segi potensi yang ada, maka konsep yang diterapkan adalah:
Konsep tersebut memiliki kata tiga kata kunci yaitu Empowering Community, SloCoastal dan Expereince. Adapun maksudnya adalah sebagai berikut :

  • Empowering Community

Empowering Community atau yang sering disebut dengan pemberdayaan masyarakat merupakan upaya penguatan atau peningkatan kemampuan suatu komunitas agar mampu berbuat sesuai dengan harkat dan martabat dalam melaksanakan hak dan tanggung jawab sebagai manusia dan warga negara. Pemberdayaan masyarakat juga merupakan gerakan penyadaran komunitas agar mau dan mampu mengelola sumber daya yang ada dengan mengorganisir diri untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik.
Tujuan dari pemberdayaan masyarakat Di Desa Timbulsloko ini adalah menjadikan masyarakat tidak lagi bergantung dengan bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak swasya, sehingga masyarakat menjadi lebih mandiri (self-reliance) dan berkelanjutan (sustain) di sektor ekonomi, sosial, serta lingkungan.
Untuk mencapai pemberdayaan masyarakat di Desa Timbulsloko, maka strategi yang akan dilakukan diantaranya adalah sebagai berikutL
– Menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang
– Memperkuat potensi atau daya yang dimiliki masyarakat
– Menanamkan nilai-nilai budaya modern, seperti kerja keras, hemat, keterbukaan, kebertanggungjawaban pada masyarakat
– Meningkatkan partisipasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut dengan pembangunan desa

  • Slocoastal

SloCoastal merupakan singkatan dari Sloko Coastal dimana artinya adalah pesisir timbulsloko. Objek perancangan berada di pesisir Timbulsloko yang mencakup sungai, mangrove dan kondisi fisik desa. Tidak hanya itu, wisata juga akan menerapkan sistem ramah lingkungan dengan juga mengajarkan inovasi kepada masyarakat dalam hal mengolah limbah kuliner ikan. Sehingga mengurangi dan mencegah kerusakan atau degradasi lingkungan.

  • Experience

Experience yang berarti pengalaman dimaksudkan kepada wisatawan yang mengunjungi objek wisata perancangan. Wisatawan akan mendapat pengalaman yang luar biasa karena akan dimanjakan oleh masyarakat lokal. Masyarakat sebagai pelaku utama dalam pemberdayaan masyarakat akan lebih menjadi guru yang memberikan pengalaman kepada wisatawan dibandingkan peran sebagai guide. Pada intinya, konsep wisata yang diterapkan akan memberikan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Dengan masyarakat sebagai pelaku utama, maka koordinasi masyarakat akan lebih baik dan tingkat sosial akan menjadi lebih baik. Masyarakat menjadi pelaku utama mengacu dalam aspek pengembangan masyarakat dalam memajukan pariwisata di Kawasan perancangan.

Keterkaitan Konsep dengan Sustainable Cosatal Tourism
Pada Bagan Konsepsi Wilayah Perancangan, dapat dilihat bahwa konsep “Empowering Community through SloCoastal Experience Tourism” dirancang untuk pengembangan pariwisata di Desa Timbulsloko. Hal ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Sustainale Coastal Tourism (SCT) di bidang ekonomi dan lingkungan. Konsep pariwisata yang dimaksud merupakan salah satu alat dalam pengelolaan sumberdaya alam pesisir Desa Timbulsloko dengan tetap menjaga keberlanjutannya lingkungan alamnya serta mampu meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat lokal melalui pemberdayaan masyarakat.

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: