Analisis Terukur

Koefisien Dasar Bangunan (KDB)

Analisis KDB digunakan untuk menentukan berapa persen luas lahan di kawasan perencanaan Desa Timbulsloko yang dapat dibangun dari 20 ha lahan yang direncanakan, sehingga pengendalian jumlah luasan lahan terbangun dapat dilakukan untuk menjaga kestabilan penyerapan air hujan ke tanah. Berikut tahap – tahap perhitungan KDB untuk satu kavling rumah di Desa Timbulsloko:

Diketahui         :

S            = 0,001

A           = 20 ha = 200.000 m2

c            = 1,2

I             = 7,678 x 10-8 m/dtk

 

Ditanya             :

KDB     =…?

  Jawab                 :

  • Iinf         = S x A

= 0,001 x 200.000

=200 L/menit

= 3,333 L/dtk

  • Qinf       =c x I x A

= 1,2 x 7,678 x 10-8 x 200.000

= 1,8 x 10-2 m3/dtk

= 18 L/dtk

  • Q1Ha    =

=

= 0,9 L/dtk/Ha

  • OS          =

=

= 3,7 Ha

= 37.000 m2

  • KDB       =

=

= 82 %

 

 

 

Ketinggian Bangunan

Analisis ketinggian bangunan untuk bangunan rumah di kawasan perencanaan Desa Timbulsloko menggunakan metode Floor Area Ratio. Ketinggian yang dimaksud yaitu tinggi bangunan rumah yang diukur dari rata – rata permukaan tanah sampai puncak dinding rumah.

Diketahui         :

total luas lantai               = 20 Ha

luas lantai dasar              = 82% x20 Ha

= 16,4 Ha

Ditanya             :

FAR                                      =…?

Jawab                 :

FAR                                      =

=  = 1,21 = 6 lantai

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: